Yuk, Cari Tahu Tentang Makna Dari Perayaan Kue Bulan

Ni hao ma hehe….  duh serasa lagi di negeri China aja deh, tapi memang kok guys yang mau kita bahas ini ada hubungannya dengan makanan yang ada di Negeri China. Nah, bagi kalian yang pecinta makanan kalian pasti tahu  donk sama makanan yang satu ini ( setidaknya kalian pasti pernah dengar lah). Disini, makanan yang mimin maksud adalah kue bulannya. Pasti kalian pernah dengar kan, kue bulan ini bukanlah makanan yang selalu ada dipasaran, katanya sih kalau mau makan kue ini mesti nunggu setahun sekali.

Kok bisa gitu ya? Apa ini termasuk makanan langka ya? Tenang guys gak kayak gitu kok. Alasan sebenarnya adalah karena kue bulan ini telah dijadikan sebagai makanan festival di setiap tahunnya. Satu hal lagi guys, makanan yang satu ini ternyata ada kisahnya juga loh. Ada yang mau tahu kisah dari kue ini? Kalau memang mau tahu mimin bagi tahu deh sama kalian. Dibawah ini ada penjelasan tentang kue bulan, asal dari kue bulan itu bahkan sampai cara membuatnya.

Apa Itu Kue Bulan?

Walaupun kalian pernah mendengar tentang kue ini, tapi kalian pasti belum tahu apa sebenarnya kue bulan itu. Kue bulan adalah makanan tradisional dari para masyarakat Tionghoa yang selalu menjadi sajian wajib pada perayaan Festival Musim Gugur setiap tahunnya. Kalau di Indonesia ya guys, kue bulan ini lebih dikenal dalam Bahasa Hokkian yaitu, gwee pia atau tiong chiu pia. Sedangkan  kalau dalam bahasa Hakka / Khek- nya, yaitu ngie̍t-piáng.

Bentuk dari kue ini seperti yang kita lihat adalah bulat dan bentuk bulat dari kue ini melambangkan keutuhan serta kesatuan. Namun seiring perkembangan zaman, bentuk-bentuk lainnya pun bermunculan yang akhirnya menambah variasi dalam komersialisasi kue bulan.

Makna Dari Perayaan Kue Bulan

Sudah bisa dipastikan kan guys kalau bagi orang Tionghoa atau masyarakat keturunan rakyat China, kue bulan bukanlah hal yang asing lagi. Di negeri asalnya, China, moon cake festival atau perayaan kue bulan telah menjadi perayaan yang istimewa untuk menyambut musim gugur.

Dalam tradisi rakyat China atau Tionghoa, seluruh keluarga besar akan berkumpul untuk menyantap kue bulan dan merayakan festival kue bulan yang jatuh pada setiap bulan penuh atau bulan purnama. Biasanya anggota keluarga yang terpisah jauh dengan keluarga, akan kembali berkumpul dengan keluarga besarnya. Oleh karena itu, perayaan kue bulan ini menjadi hari raya masyarakat China kedua yang terbesar selain dari hari raya Imlek.

Tradisi kue bulan ini pun akhirnya menyebar ke seluruh penjuru dunia dan dirayakan oleh seluruh penduduk keturunan Tionghoa, bahkan juga yang ada di Indonesia.

Asal Usul Dari Kue Bulan

Festival kue bulan atau biasa yang disebut dalam Bahasa Mandarinnya adalah Festival Zhong Qiu Jie, merupakan hari suka cita yang dilambangkan dengan kehadiran bulan purnama penuh. Berdasarkan perhitungan kalender lunar China (Imlek), festival ini jatuh pada tanggal 15 bulan ke-8.

Menurut pendapat dari seluruh rakyat China, pada tanggal ini adalah suatu masa dimana bulan akan berada paling dekat dengan bumi, berdampingan dengan batas langit dan bersinar dengan warna yang kemerahan, yang akan melambangkan bersatunya pria (matahari) dengan wanita (bulan), seperti Yin dan Yang dalam tradisi China.

Tradisi ini muncul pertama kali pada masa Dinasti Xia dan Dinasti Shang dan katanya nih ya guys, kalau ternyata tradisi ini ada efek-efek ritualnya lho. Akan tetapi, ritual ini baru menjadi semakin populer ketika memasuki Dinasti Tang.

Awal dari ritual ini berasal dari para petani yang ada di China, dimana mereka meminta kepada Dewa Bumi agar diberi musim dan panen yang baik untuk pertanian mereka.

Nah, ketika sampai pada akhir panen, yaitu sekitar pertengahan bulan ke-8, para petani tersebut akan melakukan pemujaan kepada para Dewa yang konon katanya telah memberikan hasil panen yang berlimpah kepada mereka.

Hal yang perlu diingat bahwa mereka melakukan pemujaaan bukanlah pemujaan yang bersifat negatif melainkan berupa rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada para Dewa. Sampai pada akhirnya, banyak masyarakat yang mempercayai bahwa Festival Pertengahan Musim Gugur atau Festical Kue Bulan ini berasal dari sini.

Namun guys ternyata, legenda dari kue bulan ini gak cuma itu loh masih ada versi lainnya juga. Konon, pada zaman dahulu kala ( dah kayak mau mendongeng aja haha….), bumi ini memiliki 10 matahari dan ini sangat membuat rakyat kekeringan dan menderita ( ya jelas aja menderita satu aja sudah buat kalang kabut apalagi 10).

Kemudian datanglah pahlawan bertopeng eeh salah maksudnya seorang pemanah bernama Hou Yi, pergi untuk memanah 9 buah matahari sehingga yang tersisa hanya tinggal 1 matahari. Keberhasilannya itu membuat Hou Yi pun dianggap menjadi pahlawan dan kemudian diangkat menjadi Raja di China.

Suatu hari, Hou Yi pergi ke pegunungan Kun Lun untuk bertemu dengan ratu Xi Wang Mu. Sang ratu pun memberikannya obat mujarab yang mampu membuat orang terbang ke langit dan menjadi dewa. Setelah mendapatkan obat itu kemudian Hou Yi menitipkan obat tersebut kepada istrinya yang bernama Chang’E. Akan tetapi, ada seorangpegawai istana yang bernama Peng Meng, menyadari fungsi dan adanya obat tersebut sehingga ia berniat untuk mencuri obat tersebut.

Suatu hari pada saat Hou Yi sedang keluar istana, Peng Meng pun menyusup ke dalam kamar Hou Yi dan memaksa Chang’E untuk menyerahkan obat tersebut. Chang’E yang menyadari bahwa ia bukanlah lawan yang sepadan untuk Peng Meng, segera memakan obat tersebut dan melarikan diri.

Tiba-tiba Chang’E merasa tubuhnya menjadi sangat ringan dan kemudian terbang ke angkasa. Selagi mengkhawatirkan suaminya, Chang’E ternyata sudah mendarat di bulan, benda langit terdekat dengan bumi. Saat Hou Yi pulang, ia pun sangat sedih setelah mengetahui apa yang terjadi.

Hou Yi lalu membuat sebuah altar untuk mengenang istrinya, Chang’E yang kini sudah menjadi Dewi Bulan. Di sana ia meletakkan makanan kesukaan Chang’E dan buah-buahan segar sebagai bentuk persembahan kepada istrinya di bulan. Konon, kecantikan Chang’E akan sangat terlihat dari bumi pada waktu bulan dalam keadaan paling penuh dan paling terang.

Inilah yang menjadi asal-usul dari masyarakat China kuno yang mulai mempersembahkan makanan dan buah-buahan kepada Dewi Bulan, salah satunya adalah Kue Bulan yang terkenal.

Mungkin kalau dilihat-lihat bentuk dari mooncake ini hanya bulat, akan tetapi isi dari mooncake ini yang beraneka macam sehingga kita tidak akan merasa bosan dibuatnya, Berikut adalah jenis isi dari mooncake atau kue bulan.

Jenis-jenis Isi Kue Bulan

* Lotus seed paste (lian rong)

Lotus seed paste adalah kue yang paling mewah, paling berharga dan tentunya paling lezat. Di beberapa tempat, karena tingginya harga dari lotus seed paste yang jarang terdapat, maka kadang mereka juga menggunakan white kidney bean sebagai bahan tambahan untuk isi dari kue bulan.

* Sweet bean paste (dou sha, sering dilafalkan tau sa di Indonesia)

Sweet bean paste, kue inilah yang paling banyak terbuat dari azuki beans, sehingga lebih dikenal dengan nama red bean paste. Tapi di beberapa tempat lain ada yang membuatnya dari Mung bean atau black bean. Ini juga banyak terdapat di Indonesia, yang biasanya dibilang isi “tau sa” dan ini berwarna hitam.

* Jujube paste

Jujube paste, kue ini bentuknya mirip dengan pasta yang manis, terbuat dari buah yang masak dari tumbuhan jujube. Warna dari pasta ini biasanya merah gelap, sedikit asam dan ada aksen rasa seperti diasap. Kadang kita bisa dibuatnya bingung karena isinya bisa antara jujube paste dan red bean paste. Isi jujube paste ini hampir-hampir tidak pernah dijumpai di Indonesia, karena katanya sih kurang populer gitu.

* Five kernel

Five kernel, kue yang satu ini berisi 5 macam kacang-kacangan dan biji-bijian yang dicincang kasar dan direkatkan satu sama lain dalam mooncake dengan maltose syrup.

Nah, selain dari isi kue bulan ternyata kulit dari kue bulan ini juga bervariasi lho. Mau tahu apa saja? Ini dia jenisnya.

Jenis-jenis Kulit Kue Bulan

* Chewy

Chewy, kue inilah yang katanya paling banyak diincar dimana-mana dan ini juga banyak dijumpai di seluruh dunia. Seperti foto-foto di atas, seperti inilah kulit mooncake yang disebut dengan chewy ini, yang paling banyak disukai dan sudah menembus lintas batas benua. Terbuat dari bahan-bahan sirup gula kental, lye water, tepung dan minyak.

* Flaky

Flaky, yang satu ini sih lebih dikenal dengan nama Suzhou-style mooncake. Adonan kulitnya dibuat dengan menggulung adonan yang terdiri dari minyak dan tepung. Rasa dan teksturnya pun hampir sama dengan model pastry barat atau puff pastry.

* Tender

Tender, jenis kue ini ada di beberapa provinsi di China dan beberapa tempat di Taiwan dan kelihatannya ini cukup populer di negaranya.

Semakin berkembangnya zaman, kue bulan pun kini berkembang menjadi semakin bervaeiasi.

Jenis-jenis Kue Bulan / Mooncake Style lainnya:

* Cantonese – style mooncake

Cantonese-style mooncake inilah yang paling mendunia. Mooncake ini berasal dari provinsi Guangdong dan di tempat asalnya ini terdapat lebih dari 200 variasi mooncake.

* Suzhou – style mooncake

 

Suzhou-style mooncake sebernarnya sudah ada sejak ribuan tahun lalu, ini juga menggunakan campuran yang royal yaitu dari lemak binatang dan gula serta tepung. Model yang ini banyak juga terdapat di Indonesia.

* Beijing – sytle mooncake

Beijing-sytle mooncake ada 2 variasi, yang satu disebut dengan di qiang, yang lebih mirip dengan Suzhou style dan satunya lagi disebut dengan fan mao, di mana rasanya cenderung lebih flaky.

* Chaoshan (Tiociu)- style mooncake

Chaoshan (Tiociu) style mooncake yang satu ini juga bisa dibilang flaky tapi lebih memiliki diameter yang lebih besar daripada Cantonese-style, tapi lebih tipis. Pada style yang satu ini lemak yang digunakan lebih terasa.

* Ningbo – style mooncake

Ningbo-style mooncake ini lebih khusus ada di provinsi Zhejiang karena rasa dimiliki lebih cenderung ke asin dan spicy. Konon katanya, penduduk yang ada di provinsi Zhejiang sangat menyukai rasa asin dan pedas.

* Yunnan – style mooncake

Yunnan-style mooncake ini memiliki rasa yang cenderung lebih manis.

* Mooncake Modern

Mooncake Modern, untuk jenis kue yang satu ini sekarang variasinya sudah banyak tersedia, ada yang dari agar-agar, ada yang dari ketan/glutinous rice, ada yang isinya keju, chicken floss (abon ayam), tiramisu, bahkan ice cream, coffee dan masih banyak yang lainnya.

Fakta Dari Kue Bulan

Setelah kita sudah melewati pengenalan tentang kue bulan ini, maka selanjutnya yang harus kita semua ketahui adalah tentang faktanya.

* Makna Simbol Stempel pada Bagian Atas Kue Bulan

Pernah gak sih kalian melihat ada tanda seperti stempel pada bagian atas kue bulan? Kalau pernah apa arti dari stempel tersebut? Yup, ini merupakan salah satu ciri khas dari kue bulan. Kue bulan tradisional pada umumnya menggunakan simbol atau aksara TIonghoa yang bermakna “panjang umur” ataupun “harmoni”. Namun, seiring perkembangan jaman banyak orang sudah mulai memodifakasi bentuk dari stempel ini sehingga terkadang ada kue bulan yang tidak memiliki stempel.

* Berbentuk Bulan Bukan Tanpa Alasan

Apa yang kalian pikirkan tentang bentuk bulat dari kue bulan? Memang sih banyak orang yang beranggapan bahwa kue bulan berbentuk bulat seperti bulan. Ini dikarenakan bentuk bulan jika dilihat dari bumi memang bulat. Tapi sebenarnya ada makna lain dari bentuk ini, lho. Professor Wei Shang dari Columbia University mengatakan bahwa “Bulat adalah lambang persatuan dan kekeluargaan”.

Nggak heran jika “mooncake festival” kerap menjadi momen berkumpulnya setiap anggota keluarga.

* Rasa dan Komposisi Asli Kue Bulan

Kini kamu memang sudah bisa menemukan kue bulan beraneka rasa yang sudah dimodifikasi. Namun, seperti apa komposisi dan rasa asli dari kue bulan tradisional? Kue bulan tradisional umumnya bersisi pasta kacang merah, biji teratai atau kuning telur asin yang melambangkan bulan purnama. Pada bagian luarnya kue bulan dibuat menggunakan lemak babi. Tapi kalian sekarang nggak perlu khawatir karena kini sudah banyak kue bulan modern yang dibuat dengan bahan-bahan makanan halal. Jadi bagi yang Muslim juga bisa kebagian kok.

* Sosok Dewi yang Selalu Muncul di Kemasan Kue Bulan

Pada saat kalian membeli kue bulan, kalian pasti akan sering menemukan sosok perempuan cantik pada kemasannya. Kalian penasaran gak sih perempuan yang ada pada kemasan tersebut? Dialah Chang Erl yang merupakan istri pemanah Hou Yi di kisah sebelumnya yang sudah diangkat menjadi Dewi Bulan.

* Kue Bulan Terbesar di Dunia

Kue Bulan yang biasanya dijual di pasaran mungkin hanya memiliki ukuran diameter hanya 15 cm saja. Namun, ternyata pada 19 September 2013 lalu, ada sebuah tim kuliner dari Shanghai Marriot Hotel yang telah berhasil memecahkan rekor dunia untuk membuat Kue Bulan terbesar di dunia dengan berar mencapai 2.496,4 kg, lho! Tentu kue bulan raksasa ini bisa mengisi perayaan kue bulan untuk banyak sekali keluarga di Cina saat itu.

Proses Pembuatan Kue Bulan

Sebenarnya guys dalam proses pembuatan kue bulan ini sih bisa dibilang gampang-gampang susah. Ini dikarenakan banyaknya kreasi yang kini bisa diciptakan sesuai dengan keinginan. Bahkan untuk sekarang ini pembuatan kue bulan ini telah dikelompokkan juga dalam sebuah kategori.

Kategori macam-macam jenis aneka kreasi dan variasi dari mooncake kue bulan ini, diantaranya adalah sebagai berikut:

-Menurut cara pembuatan : Guangdong, Beijing, Taiwan, Hongkong, Chaozhou.
-Menurut rasa : manis, asin, pedas
-Menurut isi : kuning telur, tausa (kacang merah), buah-buahan, kacang hijau, es krim
-Menurut bahan kulit : tepung gandum, gula dan es

Biasanya ya guys, kalau pembuatan kue bulan yang ada di Indonesia pada dasarnya berasal dari gaya pembuatan Guangdong dan Chaozhou. Pada beberapa tempat memang disediakan tempat yang menjual pencampuran bahan-bahan yang mudah didapatkan di Indonesia, semisal daun pandan sebagai perasa.

Ada banyak lagi kategori-kategori lainnya hasil inovasi gaya pembuatan kue bulan gaya baru di pasaran seperti aneka kreasi kue bulan dari Nyonya Lauw, kue bulan Singkawang, Kalimantan Barat dan masih banyak lagi. Nah, disini mimin akan memberikan resep dalam membuat kue bulan atau mooncake ala rumahan (Homemade) yang simple mudah dan praktis untuk konsumsi sendiri maupun untuk dijual.

Resep Pembuatan Kue Bulan

BAHAN SYRUP :

-300 gram gula pasir
-200 gram air
-1 buah lemon, diiris
-1/2 sdm maltose (gula gandum)
-1/4 sdt garam

Cara Membuat Syrup Kue Bulan :

Semua bahan diatas dimasak kira kira 1,5-2 jam hingga kental.
Setelah dingin baru siap dipakai.Jika disimpan dalam toples tertutup maka bisa digunakan hingga 1 tahun.

Bahan Oles :

-2 btr kuning telur
-1 butir telur utuh, dikocok rata dan disaring

Bahan Isi :

-300 gram lotus seed (biji teratai)
-225 gram gula pasir
-225 gram minyak kacang
-35 gram maltose (gula gandum)
-15 gram ten mien fen (tepung gandum sering juga disebut tepung tang mien atau tepung kanji atau starch)
01/2 sdm air abu/alkalin water atau garam alkali

Cara Membuat Isi Kue Bulan :

-Rendam biji teratai dengan air abu kurang lebih 10 menit,
-Rebus biji teratai selama 30 menit.
-Blender biji teratai yang sudah direbus haluskan seperti lotus paste.
-Masak kembali dengan bahan-bahan lainnya, aduk hingga adonan mengering dan lepas dari pallet, dinginkan.dan lotus paste siap digunakan.

Bahan Untuk Kulit :

BAHAN A :
-180 gram terigu protein rendah (low protein)
BAHAN B :
-125 gram syrup
-45 gram minyak kacang
-1/2 sdm air abu (garam alkali)
-1/8 biji air lemon
-Telur asin (optional)

Cara Pembuatan Kue Bulan :

-Aduk rata bahan B kemudian tambahkan bahan A lalu aduk rata. Diamkan kurang lebih dari 5 jam, kalau ada lebih bisa dalam wadah plastik tertutup.
-Ambil adonan kulit 60 gram dan isi/lotus paste 100 gram dan 1 butir kuning telur asin (optional), lalu bungkus.      —Lumuri tipis-tipis dengan terigu baru dicetak pakai cetakan kue bulan atau cetakan mooncake.
-Panggang 12 menit di dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya dengan suhu 175 derajat celcius (masing-masing oven beda ya jadi kenali oven masing-masing).
-keluarkan dari oven biarkan 2 menit baru oles dengan kuning telur, panggang dioven lagi selama 10 menit.
-Keluarkan dari oven oles lagi dengan salad oil (optional).
-Dinginkan mooncake, sebenarnya kue bulan ini lebih enak disantap setelah 2 hari dari masa pembuatannya.

Kesimpulan:

Gak cuma dijadikan sebagai makanan biasa ternyata ada makna tersendiri yang terdapat dalam kue bulan ini, seperti mitos tentang kue bulan bahkan sampai perayaan kue bulan,

Wow, ternyata seperti itu awal dari terciptanya kue bulan. Cukup keren ya kan. Mau sepeti apa pun versi ceritanya yang paling mimin suka adalah rasanya yang cukup unik. Duh, jadi pengen makan kue bulan, tolongin mimin donk guys, hehe….