Kafe Ini Menawarkan Sensasi Makan Bersama Para Burung

Jika kamu mengunjungi kafe satu ini, maka kamu akan merasakan suasana yang berbeda dari kafe-kafe pada biasanya. Ketika memasuki cafe, kamu akan diajak seolah ke penangkaran burung. Berbagai pesona keindahan dari para burung yang bertengger di dalamnya akan menyambut kedatangan Anda. Kafe ini dinamakan Kotori cafe atau artinya kafe burung.

Di dalam kafe burung, pelanggan dapat bebas untuk bisa berinteraksi dengan parkit warna-warni, burung hantu ataupun burung beo yang lihai dalam menyapa. Kafe ini tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menjadi terkenal hingga ke seluruh Jepang, khususnya di kalangan wanita.

Pengunjung kafe dapat memilih untuk menikmati makanan atau minuman mereka dalam keadaan melihat burung-burung yang bertengger dari balik kaca atau membiarkan para burung untuk bertengger di bahu mereka. Kafe ini berlokasi di di distrik Minami-Aoyama, salah satu kawasan mewah di pusat kota Tokyo ini memiliki sekitar 25 burung, termasuk burung baji. ‘Kotori’ sendiri berarti ‘burung kecil’ dalam bahasa Jepang.

Setiap hari libur, Kotori cafe bisa kebanjiran 150 sampai 200 pengunjung. Bahkan banyak yang rela untuk mengantri lama di luar sebelum kafe dibuka. Meskipun untuk berinteraksi dengan burung-burung di sana, pengunjung harus membayar biaya tambahan, namun mereka seakan tidak mempedulikan hal tersebut demi dapat bermain dengan hewan-hewan lucu tersebut.

Pada tahun 2016, Kotori Cafe membuka outlet di distrik Shinsaibashi di Osaka dan di lingkungan Ikebukuro di pusat Tokyo. Kini Kotori Cafe sudah memiliki tiga cabang kafe di Negeri Sakura tersebut. “Kami telah diundang untuk membuka cabang dan menjawab pertanyaan tentang pembukaan cabang dari seluruh negeri,” kata Shiho Ochi, presiden Kotori.

“Kami memiliki semakin banyak pelanggan tetap, terutama pelanggan wanita, Termasuk orang-orang yang mampir dalam perjalanan pulang dari kerja untuk bermain dengan burung favorit mereka,” ujar Mika Toriyama, manajer kafe.

Karena burung-burung di kafe ini tidak melakukan kontak dengan burung lain di alam liar, mereka berisiko rendah terserang flu burung. Para staf juga benar-benar memperhatikan kenyamanan dan kebersihan dari kafe, dengan rutin membersihkan sistem sanitasi di sana.