Sambal Pedas Yang Khas Dari Berbagai Negara

Kuliner Indonesia dikenal dengan makanan nya yang pedas dan lezat, tak heran bila setiap daerah di Indonesia memiliki cita rasa sendiri untuk sambal nya. Indonesia memiliki beberapa macam jenis sambal yang hampir setiap minggu di hidangkan sebagai pendamping makanan. Kuliner Indonesia yang dikenal akan pedas nya ialah rendang, nasi goreng, dan sate. Tetapi, kuliner pedas Indonesia tersebut belum ada apa-apa nya jika dibandingkan dengan sambal khas Indonesia. Dimana sambal khas Indonesia memiliki rasa yang sangat “cetar” hingga tak jarang membuat para turis asing enggan untuk mencoba sambal Indonesia lagi. Namun, ternyata tak hanya Indonesia saja loh yang memiliki sambal khas dari negara nya. Beberapa negara selain Indonesia juga memiliki sambal pedas khas dari negara nya. Berikut ini sambal pedas dari berbagai negara.

1. Gochujang

Ini adalah jenis sambal atau saus pedas asal Korea. Gochujang ini adalah cabai merah, fermentasi kedelai serta beras ketan. Gochujang memiliki warna merah cerah dan juga rasa pedas yang menyengat digabungkan dengna manis. Sambal ini biasanya menjadi dasar rasa makanan Korea seperti tumisan ataupun Sup. Akan tetapi, Gochujang juga menjadi saus pelengkap untuk bibimbap.

2. Tabasco

Tabasco adalah saus pedas asal Amerika Serikat. Saus ini diproduksi di Los Angeles, namun dasar rasanya berasal dari saus pedas Cajun asal Louisiana, kota yang terkenal sebagai pusat kuliner Amerika Serikat. Cabai difermentasikan selama tiga tahun, menghasilkan rasa yang kompleks dan unik.

3. Sriracha

Sriracha adlaah sambal fermentasi yang berasal dari Thailand. Bahan dasarnya adalah bawang putih, garam, cuka, cabai dan gula. Berbeda dengan sambal oelek yang memiliki tekstur, Sriracha berbentuk saus kental. Sriracha memiliki cita rasa yang pedas beserta asam ditambah dengan aroma bawang putih yang kuat.

4. Chili Oil

Chili oil populer di Jepang dan Tiongkok. Chili oil terbuat dari cabai kering atau cabai segar yang digiling dan dicampur dengan minyak. Versi Tiongkok menggunakan lada Sichuan (andaliman) sebagai campuran, sedangkan versi Jepang menggunakan bawang putih dan jahe.

5. Piri-Piri

Piri-Piri atau Peri-Peri adalah saus khas Afrika Selatan yang kemudian diadopsi oleh orang Portugis. Ia terbuat dari cabai piri-piri (cabai rawit Afrika), kulit jeruk, paprika, daun bay, taragon, oregano, dann jus lemon.

6. Sambar

Sambar adalah saus pedas yang berasal dari Srilanka. Komposisinya hampir mirip dengan sambal Indonesia atau Malaysia. Perbedaannya adalah sambal dari Srilanka hanyalah terletak pada campuran kelapa parut menjadi sejenis lauk.